Manfaat perlindungan tetap mengikuti syarat, ketentuan, pengecualian, dan batas manfaat dalam polis yang berlaku.
BACA JUGA:Bangga, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Saksikan Anaknya Tampil di Istana
5. Cari pendampingan profesional bila diperlukan
Semakin kompleks aset dan kondisi keluarga, semakin banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan warisan.
Studi Sun Life Asia 2026 mencatat 41 persen responden Indonesia telah mencari nasihat profesional terkait perencanaan warisan. Sementara itu, 37 persen lainnya menyatakan ingin melakukannya.
Keluarga dapat melibatkan tenaga profesional dengan kompetensi yang relevan, seperti penasihat keuangan, ahli hukum, atau konsultan pajak.
Pendampingan tersebut dapat membantu keluarga memetakan tujuan, risiko, dokumentasi, serta komunikasi lintas generasi.
Meski demikian, keputusan inti tetap perlu dipahami dan disepakati oleh keluarga dengan mempertimbangkan kebutuhan, kondisi finansial, serta ketentuan hukum dan perpajakan yang berlaku.
BACA JUGA:480 Anak Ikuti Lomba Mewarnai Pegadaian Peduli, Orang Tua Diajak Siapkan Dana Pendidikan Sejak Dini
Bagi Sun Life, kelima langkah tersebut menunjukkan bahwa persiapan ahli waris idealnya berjalan beriringan dengan pembangunan aset.
Perencanaan warisan bukan semata-mata tentang menentukan siapa yang akan menerima harta, tetapi juga memastikan generasi penerus memahami nilai, tanggung jawab, dan cara mengelola kekayaan yang telah dibangun keluarga.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, aset yang dikumpulkan selama bertahun-tahun diharapkan tidak berhenti sebagai harta, tetapi dapat menjadi bagian dari legacy yang diteruskan secara lebih terarah.
BACA JUGA:Bangga, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Saksikan Anaknya Tampil di Istana
Catatan metodologi:
Studi Sun Life Asia 2026 Meneruskan Warisan: Ketika Warisan Lebih dari Sekadar Kekayaan melibatkan 506 responden di Indonesia.
Beberapa temuan menggunakan basis responden tertentu sebagaimana dijelaskan dalam metodologi studi.