Pertemuan Rutin Yayasan Al Qohhar, Haji Robert Pesankan Dzikir dan Syukur

Rabu 07-10-2026,10:19 WIB
Reporter : Khomsurijal W
Editor : Khomsurijal W

DEPOK, DISWAY.ID-- Yayasan Al Qohhar kembali menggelar pertemuan rutin bulanan sekaligus penyerahan santunan kepada 865 anak yatim dan 367 yatim piatu binaan.

Acara yang digelar di Masjid Al Qohhar Sawangan, Depok, pada Minggu (4/10/2026), dihadiri Pembina Yayasan Al Qohhar, Haji Robert beserta keluarga besarnya, Ketua Yayasan Al Qohhar Kartono Warigogung, pengurus yayasan, tokoh masyarakat Depok, dan undangan lainnya.

Pertemuan rutin tersebut bukan sekadar agenda penyerahan santunan. Anak-anak binaan juga berkumpul, mengikuti tausiyah, bersilaturahmi, serta menikmati hiburan dan arena bermain yang disiapkan yayasan.

BACA JUGA:Rano Karno Bertemu Wakil Walkot Seoul, Bawa Misi Besar dari Kota Global hingga Beasiswa Pelajar

Dalam kesempatan itu, Haji Robert menyampaikan pesan kepada anak-anak agar senantiasa berdzikir dan bersyukur kepada Allah SWT.

Menurut dia, dzikir dan syukur menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan sebagai hamba Allah karena dari keduanya diharapkan keberkahan senantiasa menyertai manusia.

Di balik pesan tersebut, Haji Robert juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan yatim piatu binaan yayasan.

Ia menyebut perhatian tersebut merupakan bentuk kecintaan sekaligus upaya meneruskan amanat dari guru yang selama ini menjadi dasar perjalanan Yayasan Al Qohhar.

Perhatian itu tidak berhenti pada pemberian santunan. Anak-anak binaan yang menghadapi persoalan kesehatan juga mendapat pendampingan hingga mendapatkan pengobatan yang dibutuhkan.

Salah satunya Wildan, anak binaan yang mengalami gangguan penglihatan hingga hampir mengalami kebutaan. Wildan diberangkatkan untuk menjalani pengobatan di rumah sakit di Singapura hingga akhirnya dapat kembali melihat.

Ada pula anak binaan yang menderita kanker darah dan sempat mengalami kelumpuhan. Setelah mendapatkan penanganan, kondisi anak tersebut berangsur membaik hingga dapat berjalan kembali.

BACA JUGA:BSI Cetak Dampak Nyata bagi Masyarakat, Raih Penghargaan ESG

Yayasan Al Qohhar juga menyiapkan dokter berpengalaman untuk mendukung kesehatan anak-anak binaan. Bahkan, Haji Robert memiliki rencana membangun rumah sakit agar kebutuhan pengobatan anak-anak binaan dapat ditangani dengan lebih efisien.

Perjalanan Yayasan Al Qohhar bermula dari sebuah majelis taklim. Setelah guru Haji Robert meninggal dunia, ia berupaya meneruskan amanat sang guru untuk mengurus anak yatim dan yatim piatu sekaligus memperhatikan para lansia. Amanat tersebut kemudian diwujudkan melalui pendirian Yayasan Al Qohhar yang secara resmi berdiri pada 9 Juli 2003.

Selama 23 tahun perjalanan, yayasan berkembang dari kegiatan sosial sederhana menjadi lembaga yang memberikan pendampingan lebih luas kepada anak-anak yatim dan yatim piatu.

Kategori :