Studi observasional dapat menunjukkan hubungan antara dua variabel, tetapi tidak dengan sendirinya membuktikan hubungan sebab-akibat.
BACA JUGA:Mitos atau Fakta? Ini Perbedaan Produk Tembakau Alternatif dan Rokok
Tim peneliti menekankan pentingnya interpretasi yang proporsional terhadap bukti ilmiah yang tersedia, terutama ketika hasil penelitian belum menunjukkan hubungan sebab-akibat yang jelas.
“Setiap interpretasi harus dilakukan secara hati-hati, proporsional terhadap bukti ilmiah yang ada, serta membedakan secara jelas antara risiko yang telah terkonfirmasi dan hipotesis yang belum terbukti,” tulis laporan tersebut.