JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberangkatkan umrah 44 marbot masjid.
Total terdapat 48 orang yang diberangkatkan umrah yang terdiri dari 44 marbot, 2 juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional, dan 2 pendamping.
Pramono mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemprov DKI Jakarta kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam pelayanan keagamaan dan membawa nama baik Jakarta melalui prestasi di tingkat nasional.
BACA JUGA:APBD 2026 Baru Terserap Rp44,98 T, Pramono Wanti-wanti OPD Tak Menumpuk Belanja Akhir Tahun
“Apa pun yang mereka lakukan selama ini, baik menjadi marbot, mengikuti MTQ, maupun aktivitas lainnya, merupakan kontribusi yang memberikan manfaat luar biasa bagi Jakarta,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Selain pemberangkatan umrah, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan bantuan 125 perangkat tata suara (sound system) untuk masjid di berbagai wilayah Jakarta.
Setiap masjid menerima bantuan senilai Rp40 juta untuk meningkatkan kualitas fasilitas ibadah dan menunjang kegiatan keagamaan masyarakat.
Gubernur Pramono menyampaikan apresiasi kepada para marbot yang selama ini berperan menjaga kebersihan, kenyamanan, serta kesiapan masjid sebagai tempat ibadah dan kegiatan masyarakat.
Menurutnya, pengabdian tersebut turut mendukung kehidupan beragama yang rukun dan harmonis di Jakarta.
Ia menilai kerukunan dan ketenteraman harus terus dijaga melalui keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, mengingat Jakarta memiliki sekitar 11 juta penduduk dan menjadi pusat aktivitas kawasan metropolitan dengan populasi mencapai sekitar 42 juta jiwa.
BACA JUGA:Pramono Andalkan 2 Embung di Cipayung untuk Kendalikan Banjir, Bisa Tampung 36.550 Meter Kubik Air
“Saya selalu berterima kasih kepada masyarakat yang ikut menjaga ketenteraman Jakarta. Kehidupan keberagamaan di Jakarta harus terus kita rawat dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Pramono juga mengapresiasi prestasi kafilah DKI Jakarta yang meraih peringkat ketiga pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi peserta, terutama menjelang penyelenggaraan MTQ Nasional XXXII Tahun 2027 di Jakarta yang bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.
“Untuk tahun depan, karena MTQ berlangsung di Jakarta dan sekaligus Jakarta menjadi tuan rumah, saya berharap prestasinya akan lebih baik. Mudah-mudahan ini juga memberikan kontribusi untuk HUT Jakarta yang ke-500,” ungkapnya.