JAKARTA, DISWAY.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat 49,47 poin atau 0,94 persen ke level 5.328,36 pada perdagangan Rabu (21/10) sore. Penguatan ini terjadi usai Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di 5,75 persen.
Indeks LQ45 ikut menghijau 5,41 poin atau 1,02 persen ke 535,76. Menurut data BRI Danareksa Sekuritas, pergerakan IHSG mencerminkan upaya pemulihan dari area support Fibonacci.
Kendati demikian, ketidakpastian rencana reklasifikasi Indonesia oleh MSCI masih menjadi risiko utama bagi kepercayaan investor dan arus modal asing. “Kejelasan kebijakan yang mendukung stabilitas pasar dapat memperkuat sentimen, tetapi risiko capital outflow dan ketidakpastian MSCI masih berpotensi membatasi kenaikan IHSG,” tulis BRI Danareksa Sekuritas, Kamis (22/10).
BACA JUGA:IHSG Tutup Sesi I Melemah 0,84 Persen ke 5.234, Pasar Nantikan RDG BI
IHSG diproyeksikan masih berada dalam fase technical rebound setelah memantul dari support Fibonacci. Resistance terdekat diperkirakan di 5.350–5.400. Namun, indikator MACD masih berada di zona negatif dengan garis MACD di bawah signal line, sehingga tekanan bearish belum sepenuhnya mereda.
Support utama berada di 5.200, diikuti 5.100. Jika level tersebut kembali ditembus, risiko koreksi lanjutan perlu diwaspadai.
Sementara itu, PT Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan empat saham potensial untuk dipantau:
- BBTN – BUY | Resistance 970-1.000 | Support 895 | Stoploss 890 | Target 1.055
- DSSA – BUY | Resistance 765-790 | Support 705 | Stoploss 700 | Target 835
- VKTR – BUY | Resistance 372-382 | Support 342 | Stoploss 340 | Target 406
- LSIP – BUY | Resistance 1.450-1.495 | Support 1.330 | Stoploss 1.325 | Target 1.585