Indonesia Buru Target 165 Ribu Dokter Gigi pada 2026

Jumat 23-10-2026,19:31 WIB
Reporter : Doddy Suryawan
Editor : M. Ichsan

Sementara itu, Wakil Menteri Diktisaintek, Fauzan mengatakan sesuai arahan Bapak Presiden, Kemdiktisaintek menargetkan percepatan pendirian fakultas kedokteran gigi di setiap provinsi pada tahun 2029.

Tentu, mendirikan fakultas kedokteran tidak semudah membalik telapak tangan. Tantangan terbesarnya bukan cuma gedung, melainkan ketersediaan dosen spesialis, jaringan rumah sakit pendidikan, dan standar mutu pelayanan," ujar ujar Fauzan saat meluncurkan program tersebut di Jakarta, Kamis 22 Oktober 2026.

Sinergi antar-lembaga pun dikunci. Pemda diajak aktif. Beberapa daerah sudah mencuri start dengan inovasi lokal:

 1. Sulawesi Utara : Menggulirkan program afirmasi mahasiswa baru FK Unima dan beasiswa putra daerah.

2. Sulawesi Selatan : Memberikan insentif serta dukungan penempatan residen PPDS dan PPDGS.

3. Jawa Timur : Mengembangkan FKG baru memanfaatkan jalur Beasiswa Santri dan kurikulum transformatif.

BACA JUGA:Hendri Satrio Nilai Penguatan IHSG Jadi Sinyal Positif, Pemerintah Diminta Tetap Terbuka pada Kritik

Dan langkah ini jelas sebuah pertaruhan besar. Namun jika sinergi Kemdiktisaintek, Kemenkes, LPDP, dan Pemda berjalan solid, ketimpangan layanan medis tidak lagi menjadi momok menahun.

Sebab pada akhirnya, tolok ukur keberhasilan proyek ambisius ini bukan dari seberapa banyak prasasti fakultas baru yang diresmikan melainkan dari seberapa cepat masyarakat di pelosok daerah bisa tersenyum lega karena mendapat perawatan gigi yang layak dan terjangkau.

Kategori :