Leonid dikenal memiliki meteor yang bergerak sangat cepat dan menghasilkan kilatan cahaya terang.
Bahkan di antaranya ada beberapa yang memperlihatkan warna-warna tertentu ketika memasuki atmosfer Bumi.
7. Elongasi Barat Terbesar Merkurius
Merkurius akan mencapai posisi elongasi barat terbesarnya bertepatan pada tanggal 20 November 2026.
Elongasi sendiri merupakan suatu kondisi di mana sebuah planet tampak berada pada jarak sudut tertentu dari Matahari jika dilihat dari Bumi.
Ketika mencapai elongasi terbesarnya, Merkurius akan berada di jarak sudut paling jauh dari Matahari sehingga lebih mudah diamato.
8. Supermoon
Fenomena supermoon terjadi bulan November 2026.--Freepik
Berikutnya, ada Supermoon yang akan menjadi salah satu fenomena yang paling menarik pada November 2026.
Fenomena tersebut diperkirakan terjadi pada tanggal 24 November dan menjadi supermoon pertama sejak Januari 2026.
Supermoon kali ini dikenal sebagai Beaver Supermoon atau Bulan Purnama Berang-berang. Fenomena tersebut terjadi saat Bulan berada pada posisi yang lebih dekat dengan Bumi dibandingkan dengan jarak biasanya.
Dalam kondisi itulah, Bulan dapat terlihat hingga 30 persen lebih terang dan 14 persen lebih besar dibandingkan ketika berada pada titik terjauhnya dari Bumi atau apogee.
9. Uranus di Posisi Oposisi
Jelang akihr bulan November, Uranus akan mencapai posisi oposisi pada tanggal 25-26 November 2026.
Oposisi ini adalah kondisi ketika sebuah planet berada berseberangan dengan Matahari jika dilihat dari Bumi.
Posisi ini membuat planet tersebut lebih optimal untuk diamati.
Pengamat juga disarankan menggunakan teleskop atau teropong binokular berkualitas untuk melihat planet yang dikenal sebagai raksasa es tersebut.