Baterai Mobil Listrik Bisa Rusak, Ini Cara Menjaga Usianya

Selasa 03-11-2026,12:00 WIB
Reporter : Hariri
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Namun, kondisi lingkungan yang terlalu panas tetap dapat menambah beban sistem tersebut.

Hindari kendaraan terlalu lama tidak digunakan

Mobil listrik yang ditinggalkan dalam waktu lama sebaiknya tidak disimpan dengan baterai penuh atau hampir kosong.

BACA JUGA:Motul Performance Solution Perluas Jangkauan ke Balikpapan, Ini Fokusnya

Periksa level daya sebelum kendaraan ditinggalkan dan ikuti rekomendasi pabrikan mengenai tingkat pengisian untuk penyimpanan jangka panjang.

Pemantauan berkala juga diperlukan agar daya baterai tidak turun melewati batas yang disarankan.

Gunakan perangkat pengisian yang sesuai

Pemilik kendaraan perlu menggunakan charger yang sesuai dengan spesifikasi mobil dan memenuhi standar keselamatan.

Perangkat yang tidak sesuai berisiko menimbulkan gangguan pada sistem pengisian.

BACA JUGA:GIIAS Makassar 2026 Hadirkan 6 Merek Baru, Ada Apa Saja?

Pengisian lambat atau slow charging dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, fast charging tetap bisa digunakan sesuai kebutuhan dan kemampuan kendaraan.

Perawatan baterai bukan hanya soal memperpanjang usia pakai, tetapi juga menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara.

Kebiasaan pengisian daya yang tepat, pemeriksaan berkala, serta penggunaan sesuai petunjuk pabrikan dapat membantu menjaga performa baterai dalam jangka panjang.

Perawatan Perlu diimbangi dengan Perlindungan

BACA JUGA:Memasuki Edisi Kelima, PEVS 2026 Perkuat Peran Sebagai Pusat Industri EV Indonesia

Kategori :