Ketika air mulai masuk ke dalam mesin, air yang terisap ke dalam ruang bakar akan menyebabkan kerusakan.
Dampak dari kerusakan bisa sangat fatal, mulai dari piston yang rusak, setang piston yang bengkok, sampai crankcase yang pecah akibat tekanan air yang besar saat mesin bekerja.
Tidak sedikit waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan dengan melakukan turun mesin.
BACA JUGA:FWD Insurance Luncurkan SME Connect, Lindungi Aset Terbesar Para UMKM
2. Kecelakaan
Kita bisa terlibat kecelakaan jika tidak hati-hati saat melewati jalan banjir.
Seperti ketika mobil di depan tiba-tiba berhenti karena mogok, jika tidak bisa menghindar, bisa menabrak mobil tersebut.
Menghindarpun bisa bermasalah jika mobil masuk ke lubang atau turun ke bahu jalan yang tidak terlihat oleh mata, bahkan terbawa arus air yang deras.
BACA JUGA:Kapolri Resmikan Program Prioritas ETLE Nasional di 34 Polda dan ETLE Mobile
BACA JUGA:Istana Presiden Jokowi Kembali Didatangi PA 212 dan GNPR, Ini Sejumlah Tuntutan yang Akan Disuarakan
3. Kabin Mobil Kemasukan Air
Meskipun pintu sudah ditutup rapat, bukan berarti air banjir tidak dapat masuk ke dalam kabin mobil.
Celah sempit pada bodi mobil sudah cukup sebagai jalan masuk air karena tekanannya yang sangat tinggi.
Efek negatifnya, panel bodi mobil dapat terkena air kotor yang bau dan membuat kabin tidak nyaman, di mana membersihkan bahan pada kabin mobil bukanlah perkara mudah.
BACA JUGA:Polri Siap Hadapi Perlawanan Loyalis Ferdy Sambo yang Dipecat, Ancam ke PTUN