BNPT Ungkap Alasan Pelaku Bom Bunuh Diri Mengincar Polisi dalam Melakukan Aksinya

Rabu 07-12-2022,14:37 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menanggapi aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung pada Rabu pagi 7 Desember 2022 pukul 08.25 WIB.

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar sangat menyayangkan dengan kejadian ini. Menurutnya, ini merupakan bentuk virus radikal terorisme dan pihaknya bersama tim forensik masih terus melakukan olah TKP untuk mendalami identitas pelaku bom bunuh diri tersebut apakah pengikut salah satu organisasi terlarang.

BACA JUGA:Juventus Terancam Degradasi, Pengacara Italia Ungkap Ada Investigasi Paling Berat dalam Sejarah Klub!

BACA JUGA:Simak Fakta Unik Serial Netflix 'Wednesday' yang Sedang Ramai Diperbincangkan Pecinta Film

“Kita belum bisa mastikan. Tapi ini kan karakter-karakter yang selama ini misi-misi umumnya apakah JAD (Jamaah Ansharut Daulah) atau JI (Jamaah Islamiyah),” ujarnya kepada wartawan, Rabu 7 Desember 2022.

“Dengan cara-cara modus operandi seperti ini, jadi tentu perlu data lebih lanjut untuk kita simpulkan ke arah sana,” tambahnya.


Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar-twitter @boyrafliamar-

BACA JUGA:Jumlah Korban Bom Polsek Astana Anyar Bandung Jadi 10 Orang, 2 di antaranya Tewas

BACA JUGA:Jelang Belanda vs Argentina, Louis van Gaal Temukan Celah dan Kelemahan Lionel Messi

Komjen Boy juga menambahkan, pihaknya juga akan mendalami keterkaitan aksi ini dengan analogi, demokrasi, khususnya pesan soal KUHP yang ada di motor pelaku.

“Nanti fakta-fakta yang ditemukan kita dalami. Saya belum bisa simpulkan dong, ada fakta tapi kan harus ada pendalaman untuk melihat korelasi ya,” ungkapnya.

BACA JUGA:Jelang Belanda vs Argentina, Louis van Gaal Temukan Celah dan Kelemahan Lionel Messi

BACA JUGA:Senyum Sinis Bharada E Mendengar Cerita Sambo Akui Tak Janjikan Berikan Uang

Selain itu, Komjen Boy juga mengungkapkan kenapa pelaku mengincar target pihak kepolisian dalam melakukan aksinya.

“Karena polisi nomor 1 menggagalkan misi mereka, setiap ada ini tangkap, itu lah karena dianggap selama ini yang menggagalkan misi-misi terorisme adalah aparat penegak hukum. Makanya polisi daftar target mereka salah satu di antaranya,” tukasnya.

Kategori :