Hujan Deras, Komplek Polri Mampang Kerap Tergenang Banjir, Warga Minta Pemerintah Keruk Kali

Jumat 09-12-2022,18:11 WIB
Reporter : Bambang Dwi Atmodjo
Editor : Lebrina Uneputty

JAKARTA, DISWAY.ID- Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Jakarta Selatan membuat banjir menggenangi perumahan warga di Komplek Polri, Pondok Karya, Mampang Jakarta Selatan, Jumat 9 Desember 2022.

Banjir disebabkan air kali Mampang yang meluap dan menggenangi pemukiman. Keadaan ini rupanya bukan hal baru bagi warga komplek. 

Menurut salah satu warga warga Pondok Karya Didi (40), Kali Mampang yang meluap juga pernah menjebol tembok salah satu rumah warga yang berada di Komplek Polri, Pondok Karya, Mampang pada bulan Desember tahun 2020 lalu.

BACA JUGA:Banjir Kanal Timur Makan Korban: Begini Kronologi Faris Hingga Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

“Bulan Desember 2020 pernah ketinggian mencapai 2 meter lebih, dan arus sangat deras sampai salah satu tembok rumah warga sampai jebol,” ujar Didi kepada Disway.id, Jumat 9 Desember 2022

Curah hujan dalam intensitas tinggi bisa menyebabkan banjir di Komplek Polri Pondok Karya, tidak hanya itu dia menyebutkan salah satu penyebab banjir juga karena luapan kali Mampang.

“Di sini setiap hujan banjir, karena luapan kali Mampang dan kalau intensitas hujan yang cukup tinggi juga menggenangi Komplek Polri,” ujarnya.

Dia mengatakan, pada bulan Oktober tahun 2022 terjadi genangan air setinggi dua meter.

“Banjir pernah menyentuh 2 meter bulan Oktober 2022 akibat luapan air, kita Sebagai warga mengantisipasi  dengan cara meninggikan rumah ya dan mengungsi di lantai 2,” ucapnya.

Didi menambahkan, pihak kepolisian dari Polsek, Polres dan Polda Metro Jaya juga suka membagikan bantuan seperti makanan dan membantu mengamankan rumah warga yang berada di Komplek Polri itu.

“Kita di sini juga dibantu oleh Polsek terdekat, Polres dan Polda sering mendapat bantuan berupa bantuan logistik atau makanan, dan memberikan pengamanan pada rumah warga” ujarnya.

Jika banjir semakin tinggi, dari pihak BNPB atau Pol Air juga membantu menyediakan perahu karet untuk membantu evakuasi warga dan menyalurkan logistik kepada warga yang terdampak banjir.

“Jika ketinggian air terus meningkat kita diberikan perahu karet dari Pol Air atau BNPB untuk mengevakuasi warga jika ketinggian air menyentuh 2 meter dan perahu karet itu juga dipakai untuk mengantarkan logistik ke rumah-rumah warga,” ucapnya.

BACA JUGA:Banjir Rob Kembali Rendam Jakarta Utara, Masalah Tahunan yang Tak Kunjung Usai

Didi menyebut banjir di Komplek Polri Tersebut sudah terjadi dari tahun 1990an, dan Komplek tersebut berada di dataran rendah.

Kategori :