Awas! 'Undangan Pernikahan' Model Begini Bisa-bisa Isi Rekeningmu Terkuras, Waspadalah...

Jumat 27-01-2023,17:04 WIB
Reporter : Dimas
Editor : Dimas

Lalu ketika aplikasi itu meminta persetujuan akses data, korban dapat memberikannya begitu saja.

Kemudian akses akan dilanjutkan melalui sebuah SMS yang dilanjutkan ke Telegram.

"Sejatinya aksi SMS to Telegram ini belum cukup untuk mengambil alih akun dan peretasnya perlu mengetahui UN, Password dan PIN transaksi," ucapnya.

Katanya, untuk mendapatkan akses password dan PIN transaksi maka pelaku penipuan online ini akan mengelabui korban ke situs atau link phishing.

BACA JUGA:Cerita Pahit Haji Haryanto Didatangi Teman Rian Mahendra untuk Menagih Utang: Kerjaanya Main Game, Terus Nipu Orang

Sebagai contoh belum lama ini ramai kasus perubahan tarif transfer bank BRI dan BCA naik jadi Rp 105 per bulan.

"Itu diketahui dengan mengelabui korbannya ke situs phishing seakan-akan ada perubahan tarif transfer yang kemarin ramai tarif transfer BRI dan BCA naik jadi 105rb per bulan. Dari situ dapat UN, Password dan PIN transaksi," bebernya.

Kategori :