“Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan dan tidak merasa kenyang?” Beliau bersabda: “Kemungkinan kalian makan sendiri-sendiri.” Mereka menjawab, “Ya.” Beliau bersabda: “Hendaklah kalian makan secara bersama-sama, dan sebutlah nama Allah, maka kalian akan diberi berkah padanya.” (HR. Abu Daud no. 3764, hasan).
4. Membaca Doa Berbuka Puasa
Doa berbuka puasa pernah diajarkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada sahabatnya, Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, anak dari Umar bin Khattab.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa;
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا أَفْطَرَ قَالَ « ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ ».
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika telah berbuka mengucapkan: ‘Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (artinya: Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah)’.” (HR. Abu Daud no. 2357, hasan).
Dijelaskan bahwa doa tersebut diucapkan bukan sebelum berbuka puasa.
Sebab, hal tersebut akan berbenturan dengan doa sebelum makan dan minum yakni hanya cukup membaca Bismillah.
Jika sudah minum atau makan saat waktu berbuka puasa, maka dianjurkan untuk membaca doa di atas.
Ya, lebih tepatnya doa ‘Dzahabazh zhoma’u...' dapat dibacakan setelah minum dan makan berbuka puasa.
BACA JUGA:Jadwal Imsak Ramadan 2023 Wilayah DKI Jakarta Selama Sepekan
5. Berdoa Secara Umum di Tengah Berbuka Puasa
Bukan hanya mengucapkan doa setelah menyantap makan dan minum di waktu berbuka puasa.
Kamu dan keluarga juga memanfaatkan waktu di tengah-tengah berbuka puasa dengan memperbanyak membaca doa secara umum.
Dianjurkan untuk membaca doa untuk kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.