Ada BRIN di Italia, Aryanto Misel Tolak Bongkar Kecanggihan Teknologi Nikuba di depan Ferrari dan Lamborghini: Hancurlah Saya!

Minggu 09-07-2023,16:40 WIB
Reporter : Dimas
Editor : Dimas

JAKARTA, DISWAY.ID -- Saat diminta untuk presentasi soal temuan teknologi Nikuba di Italia, Aryanto Misel tak membawa peranti tersebut.

Hal ini diakui Aryanto. Ia sengaja tak membawa Nikuba secara utuh karena khawatir diminta untuk membongkar peranti tersebut.

"Saya ke Italia, nggak bawa Nikuba, kalau bawa Nikuba ya hancurlah saya, karena pasti mereka nanti minta saya bongkar dan membuat kembali Nikuba," tuturnya di Cirebon, dikutip Sabtu, 8 Juli 2023.

BACA JUGA:Ketegasan Aryanto Misel Atas Nikuba: Rp 15 Miliar Ambil, Kalau Gak Tinggal Saja

Namun yang mengejut Aryanto Misel adalah perusahaan penyedia sumber energi untuk Ferrari dan Lamborghini itu sudah menyediakan Nikuba buatan Rumania.

Ia menjelaskan, Nikuba Rumania itu sangat berbeda dengan Nikuba yang dia kembangkan di Cirebon, Jawa Barat.

Lucunya, Aryanto Misel diminta untuk memperbaiki Nikuba Rumania tersebut seolah ingin mengetesnya. Hal itu pun dia lakukan.

"Sejenis Nikuba namun sangat berbeda, saya diminta untuk memperbaiki alat tersebut, saya perbaiki," terang Aryanto, dilansir Disway.id dari Radar Cirebon.

BACA JUGA:BRIN Nyusul ke Italia Setelah Menentang Nikuba, Aryanto Misel: Hati Saya Tidak Menerima

Meski begitu, pria berkacamata itu mengklaim hanya memperbaiki Nikuba Rumania tersebut sebagai bisa menghidupkan mesin kendaraan.

"Hanya sekedar untuk menyalakan kendaraan saja, namun sengaja saya belum sampai untuk kendaraan itu berjalan," bebernya.

Setelah menjelaskan apa itu Nikuba kepada insinyur Italia, Aryanto mengaku kecewa karena tidak ada obrolan terkait kompensasi hak cipta yang diharapkannya.

"Saya kecewa karena nggak ada obrolan dan pembahasan jual teknologi Nikuba," akunya.

BACA JUGA:Karena Alasan Ini Aryanto Misel Tolak Dukungan BRIN, Awalnya Nikuba Diremehkan Kini Fasilitas Riset Kok Diberikan

Aryanto sendiri mengaku sudah menyiapkan angka yang akan diminta kepada perusahaan penyedia sumber energi di Italia itu.

Kategori :