Jokowi Klaim Debat Capres Ketiga 2024 Mengecewakan Publik: Perlu Diformat Lebih Baik Lagi

Senin 08-01-2024,17:01 WIB
Reporter : Dimas Chandra Permana
Editor : Dimas Chandra Permana

Dari segmen satu dan segmen dua, panggung debat capres ini awalnya hanya terlibat Anies dan Prabowo saling lantang.

BACA JUGA:Jadi PNS Selama 30 Tahun yang Meringankan Hukuman Rafael Alun

BACA JUGA:Lanjutkan Safari Politik, Anies Baswedan Disambut Upacara Adat Mopotilolo Setiba di Gorontalo

Kemudian Ganjar pada akhirnya mengkritisi banyak hal terkait permasalahan pertahanan yang sudah dipimpin Prabowo selama 4 tahun terakhir.

Menurut Jokowi, perdebatan kali ini keluar dari konteks apa yang seharusnya diperdebatkan.

Jokowi menilai seharusnya pembahasan yang perlu diperdebatkan adalah masing-masing visi dan misi capres.

"Saling menyerang nggak apa-apa selagi itu kebijakan, policy, visinya yang diserang," kata Jokowi saat kunjungan kerjanya di Serang, Banten, Senin, 8 Januari 2024.

BACA JUGA:Kata Anies, Seharusnya Prabowo Jawab Begini Ketika Tanya Soal Etik

BACA JUGA:Tok! Rafael Alun Divonis 14 Tahun Penjara di Kasus Gratifikasi dan TPPU

Namun menurutnya, Debat Capres 2024 ketiga semalam, Minggu, 7 Januari 2024, terindikasi saling menjatuhkan personal.

Jokowi menegaskan, Debat Capres seperti itu sama sekali kurang baik dan tidak mengedukasi publik.

"Bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal. Saya kira nggak baik dan nggak mengedukasi," bebernya.

Seperti diketahui, Anies punya beberapa pertanyaan cukup menohok kepada Prabowo.

BACA JUGA:Tol Pamulang Cinere Diresmikan Jokowi, Miliki Panjang 14,8 Km dengan Biaya Rp 4 Triliun

BACA JUGA:Tersangka Talent Kelas Bintang Virly Virginia dan Bima Prawira Datangi Ditkrimsus PMJ

Salah satunya terjadinya ketimpangan ekonomi antara Menteri dengan tentara Indonesia (TNI).

Kategori :