Begini Respon Kaum Ibu Terkait Kenaikan HET Minyakita, Biasanya yang Lain Ikutan Naik Tuh!

Sabtu 22-06-2024,21:27 WIB
Reporter : Bianca Chairunisa
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Rencana pemerintah menaikkan HET Minyakita tampaknya bakal mendapat respon negatif dari para ibu rumah tangga (IRT) sebagai konsumen utama minyak goreng.

Rencana kenaikan HET Minyakita menjadi Rp 15.700 dari sebelumnya Rp 14.000 per liternya biasanya langsung di ikuti harga pasar yang lebih tinggi dari harga HET yang ditetapkan pemerintah. 

BACA JUGA:Kabar HET MinyaKita akan Naik Pekan Depan, Mendag Zulhas: Nanti Kita Bicarakan Dulu

BACA JUGA:Waduh! Harga Minyakita di Pasar Sudah Dijual di Atas HET

Kenaikan itu bakalan membuat masyarakat khususnya para kaum ibu rumah tangga resah. Bagaimana tidak, kenaikan biaya hidup yang tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan membuat masyarakat terbebani. 

Seperti Risma, ibu rumah tangga asal Pondok Labu Jakarta Selatan, yang mengaku kesulitan kalau harga minyak goreng naik lagi di pasaran.

"Pasti kesulitan karena pemasukan kan juga enggak bertambah ya tapi pengeluaran naik terus," katanya kepada disway di pasar Becek Pondok Labu pada Sabtu 22 Juni 2024.

"Apa lagi kalau satu udah naik biasanya terus lainnya ikut naik kan? Telor biasanya nyusul tuh," ucapnya lebih lanjut.

BACA JUGA:Harga Minyakita Naik Drastis di Pasaran, Pedagang: Udah Lama!

BACA JUGA:Siap-siap! HET Minyakita Bakal Naik Jadi Rp 15.500

Pada saat ditanya apa kiat-kiatnya kalau semua pada naik, ibu Risma menjawab berusaha berhemat sebisa mungkin. 

"Biasa masak sendiri aja, jadi lebih hemat, sebisa mungkin mengurangi beli makanan siap saji," lanjutnya.

Namum ibu Risma juga berharap pemerintah juga membantu supaya harga-harga tetap terjangkau,menekan lonjakan harga pangan dan kebutuhan pokok.

"Soalnya ada bansos juga kan gak semuanya dapet,sementara penghasilan suami juga tetap,jadi kalau bisa pemerintah melindungi rakyatnya lah, biar harga sembako tetap terjangkau," tuturnya.

Sementara itu berdasarkan data panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Sabtu 22 Juni 2024 pukul 15.00 WIB harga beras premium naik 0,84% menjadi Rp15.540 per kg dan beras medium naik 0,82% menjadi Rp13.510 per kg. 

Kategori :