Sang Jarasandha, Orasi Kebudayaan Kyai Paox Iben Peringati Hari Wayang

Sabtu 16-11-2024,19:12 WIB
Reporter : Reza Permana
Editor : Reza Permana

Baik pasukannya yang sangat kuat maupun kemampuan pribadinya yang suka gulat.

Oleh karena itu, untuk menghindari deteksi kamera pengawas di pintu masuk kota, Kresna bersama Bima dan Arjuna menyamar sebagai pertapa untuk menyusup dan berhasil masuk ke dalam Kerajaan Maghada.

BACA JUGA:Diprotes Peternak Lampung soal Harga Daging Sapi, Ini Kata Mentan Amran

BACA JUGA:Deteksi Kanker Masih Minim, Dekan FKUI: PR untuk Pemerintah

Dalam gelar kebudayaan memeringati hari wayang nasional dan satu tahun revitalisasi Pondok Pesantren dan Rumah Kebudayaan Ndalem Wongsorogo tersebut, Ki Sujiwo Tejo sangat interaktif.

Bahkan terkesan usil, baik kepada para Niyaga, Waranangga, Penyimping maupun penonton. 

Setiap penggalan lakon juga diisi dengan kolaborasi bersama sejumlah seniman. Seperti Komponis Merlis To dari Yogyakarta yang diminta menyanyikan lagu berjudul Ibu karya Iwan Fals.

Juga dua dalang lain, yakni Ki Sindu Wicaksono dan Ki Joko Haryanto yang didaulat untuk menggantikan dirinya saat memainkan sejumlah adegan perang.

"Dalang tua itu ndak pantes memainkan perang. Saya itu ndak tega mendalangi perang. Sing pantes yo Dalang sing enom-enom (muda, red). Cengkok suaramu apik banget, namamu Joko ya, tapi bukan Joko si Juru Sandera, kan!" kata Mbah Tejo kepada Ki Joko Haryanto yang disambut tawa penonton.

BACA JUGA:Medali Debat

BACA JUGA:KPU Tegaskan Pilkada di Kota Tangerang Hanya Satu Putaran

Terdapat adegan unik yang disuguhkan Mbah Tejo saat tokoh Bima bertemu dengan Kresna. Bima yang terdesak ketika meladeni tantangan gulat dari Jarasandha, kemudian ditunjukkan sebuah rahasia oleh Kresna. Meski tanpa kata-kata, kode rahasia lewat gestur tokoh Kresna akhirnya dipahami oleh Bima. 

Termasuk para penonton yang langsung mengerti bahwa gerakan yang diulang beberapa kali itu adalah cara untuk mengalahkan Jarasandha. "Ha, cawe-cawe! Cawe-cawe ini!" teriak Mbah Tejo sambil menampakkan tokoh wayang Jarasandha di atas Kresna dan Bima secara tiba-tiba.

Kode rahasia itu berisi tentang sejarah kelahiran Jarasandha, yakni tubuhnya yang semula terbelah. Raja yang digdaya itu hanya bisa kalah dengan cara kembali dipisah, antara belahan tubuhnya yang berwarna biru dan merah. 

Namun adegan unik kembali terjadi. Setelah Bima mengalahkan Sang Juru Sandra, diikuti dengan bebasnya puluhan raja yang dipenjara, Mbah Tejo kehilangan tokoh wayang Kresna yang sebelumnya membocorkan kode rahasia.

BACA JUGA:Penyebab Kecelakaan Maut Tol Cipularang Diungkap, Diduga Kegagalan Fungsi Rem Truk

Kategori :