"Mereka belum melakukan pengajuan penyertaan modal karena masih support oleh mitra kerja mereka. Namun, kami akan tetap melakukan uji petik langsung, bagaimana proses kerjasama itu, jangan sampai nanti dikemudian hari menjadi beban pemerintah," terang Arif.
Dalam rapat evaluasi tersebut, Komisi 3 DPRD Kota Bekasi memastikan PT Migas Perseroda berperan dalam mendongkrak PAD Kota Bekasi melalui pemanfaatan sumber daya alam secara efektif.
"Sudah mensupport Pemerintah Kota Bekasi sebanyak Rp 40 Miliyar lebih. Intinya kita akan lihat hasil keseluruhannya setelah nanti kita lakukan uji petik," imbuhnya.