BACA JUGA:No Bra Day 13 Oktober, Ini Manfaat Tidak Pakai BH untuk Kesehatan
"Hal tersebut dapat meningkatkan gangguan atau hambatan pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk perkembangan otak," tukasnya.
Sebagai informasi, anemia masih menjadi permasalahan kesehatan yang mendesak dan telah lama menjadi perhatian serius dunia, termasuk di Indonesia.
Kasus ini menjadi tantangan yang serius dalam dunia kesehatan, terutama pada kelompok yang rentan terhadap anemia defisiensi besi yaitu anak dan ibu hamil.
Menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, sebanyak 38,5% atau 1 dari 3 anak Indonesia berusia di bawah 5 tahun mengalami anemia.
BACA JUGA:Diandalkan Banyak Generasi, Ristra Clinic Tawarkan Layanan Kecantikan Inovatif
BACA JUGA:Viral Erina Gudono Tulis 3 Semester Kehamilan, Begini Tahapan Perkembangan Janin Tiap Trimester
1 Tidak hanya pada anak¸kejadian anemia atau kekurangan darah pada ibu hamil di Indonesia juga masih tergolong tinggi, yaitu sebanyak 48,9 persen.
Tanpa penanganan yang baik, Anemia Defisiensi Besi akan dapat mempengaruhi kesehatan anak di masa depan, sehingga dapat menghambat cita-cita negara untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.