Dipingpong! Teriakan dan Puisi Kekecewaan Orangtua Penerima BIM Menggema di Depan Kemendiktisaintek

Rabu 19-02-2025,16:18 WIB
Reporter : Annisa Amalia Zahro
Editor : Marieska Harya Virdhani
Dipingpong! Teriakan dan Puisi Kekecewaan Orangtua Penerima BIM Menggema di Depan Kemendiktisaintek

"Aku menulis dengan hati yang resah, tentang mimpi yang menjulang megah

Tentang langkah yang ingin melaju, namun terhenti di batas waktu

Di dadaku nyala tak padam, cita-cita yang kugenggam erat dalam

Aku ingin terbang menuntut ilmu membawa pulang cahaya untuk Bangsaku

Namun, dinding itu terlalu tinggi, biaya dan batasan mengunci diri

Maka kupanjatkan doa dan tinta pada negeri yang kucinta

Dengarlah suara anak negeri yang ingin berjuang tak ingin lari

Kami butuh pijakan, bukan belas kasih

Hanya satu pintu, sebuah kunci

Beasiswa bukan sekedar angka

Bukan hanya lembaran tanpa makna

Ia adalah harapan yang menjelma nyata

Bagi kami yang tak ingin menyerah begitu saja

Maka wahai pemilik kuasa, buka lah jalan untuk kami melangkah

Karena di balik satu harapan yang kau jaga terbit masa depan Indonesia yang lebih jaya," seru Meita di depan Gedung Kemendiktisaintek.

Kategori :