“Kami berbicara di atas tanah kelahiran kami sendiri menggunakan bahasa sehari-hari. Jadi tidak ada keinginan untuk menyerang ras, suku, agama, atau personal seseorang,” tukasnya.
“Tapi kita jalani, kita bertanggung jawab atas apa yang kita pikirkan, katakan, lakukan. Semua proses kita jalankan, proses badan kehormatan kita hormati semua proses yang ada,” pungkasnya.