Tak hanya itu, Kementerian Luar Negeri turut menjalin komunikasi dengan pemerintah Myanmar untuk memfasilitasi proses perizinan pengiriman bantuan.
“Kami berharap bantuan ini dapat segera diterima oleh para korban yang membutuhkan.
BACA JUGA:Jusuf Hamka Beberkan Kepanikan Gempa M7.7 Nyanmar Saat di Bangkok, Jalan Kaki Hingga Belasan Km
BACA JUGA:Mudik Tenang, Transaksi Aman! Ada 1 Juta AgenBRILink, Transaksi Masyarakat Semakin Dekat dan Mudah
Indonesia selalu siap membantu dalam semangat solidaritas dan kemanusiaan,” tuturnya. Diungkapkannya bahwa bantuan ini menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) dan distribusinya menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan.
Adapun bantuan dari Indonesia ini akan mendarat di Bandara Naypyidaw, Myanmar, dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan dan operasional di wilayah terdampak.
Diberitakan sebelumnya, gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang Sagaing–Mandalay, Myanmar pada Jumat, 28 Maret 2025 pukul 13.20 WIB dengan kedalaman 10 km.
Dahsyatnya gunjangan bahkan dirasakan hingga India, Bangladesh, Thailand, dan China.
Gempa susulan juga terjadi berkekuatan magnitudo 6,4 hingga menyebabkan kerusakan infrastruktur, korban jiwa, serta ribuan warga kehilangan tempat tinggal.