Biasa Dijemput Adiknya di Stasiun tapi Nur Ainia Tak Pernah Pulang Lagi ke Rumah
Nur Ainia Eka Rahmadhyna merupakan yang merupakan Production Support Department di Kompas TV menjadi salah satu korban dalam kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.--Instagram Kompas TV
JAKARTA, DISWAY.ID - Nur Ainia Eka Rahmadhyna merupakan yang merupakan Production Support Department di Kompas TV menjadi salah satu korban dalam kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.
Pemimpin Redaksi Kompas TV, Yogi Arief Nugroho menceritakan, berawal mendapat kabar dari sang adik korban.
Adik korban, Ian, memang biasa biasa menjemput Nur Ainia di stasiun.
Namun, saat mendengar kabar adanya kecelakaan KRL pada jam kepulangan kakaknya, adiknya mulai merasa curiga dan segera menghubungi pihak kantor sang kakak.
BACA JUGA:Foto-Foto Penyerahan Jenazah Nur Ainia Kru Kompas TV Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Diketahui, Ainia meninggalkan kantor pada pukul 19.31 WIB
"Tadi ada adiknya, Ian namanya, itu biasa menjemput di stasiun. Sampai jam itu dia dapat informasi bahwa ada kecelakaan Commuter Line. Dia merasa bahwa itu kebiasaan jam kakaknya pulang. Terus kemudian dia mengecek dan menyampaikan ke rekan-rekan di kantor," katanya kepada wartawan, Selasa, 28 April 2026.
BACA JUGA:11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Harumnya Nama Nur Ainia Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Mendapat kabar itu, pihak kantor langsung membentuk tim crisis center dan hingga pukul 01.00 dini hari tadi belum ada kabar di semua rumah sakit.
"Akhirnya pukul pagi kita sudah putuskan krisis, kita siapkan untuk yang terburuk sembari berdoa tetap ada mukjizat," jelasnya.
Tapi sekitar siang tadi pukul 14.00, kata Yogi, pihaknya mendapat konfirmasi bahwa Ainia, sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di RS Polri.
BACA JUGA:5 Jam Nunggu Kereta, Penumpang dari Pasar Senen Nyerah Akhirnya Refund Tiket
"Jadi itu prosesnya. Sejak awal kami sudah menyiapkan, bertanya kepada pihak PT KAI, pihak kepolisian, pihak rumah sakit yang sejak awal membantu mencari di seluruh rumah sakit dan sampai siang tadi kami mendapat konfirmasi rekan kami, sahabat kami (meninggal)," jelasnya.
Terkait rencana pemakaman, Yogi menyebut pihak keluarga berencana memakamkan almarhumah pada Rabu besok di Tambun, Bekasi atas permintaan orang tua.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: