Melalui Produk, Suzuki Berkontribusi Bagi Negeri
Status Suzuki Fronx sebagai mobil yang diproduksi di Indonesia juga menegaskan keberadaannya turut mendukung penggunaan komponen lokal.
Terhitung sejak awal pembuatannya, Suzuki Fronx telah mengandung lokalisasi konten tergolong tinggi.
Suzuki berencana akan meningkatkan jumlah lokalisasi konten secara bertahap demi menggerakkan ekosistem industri otomotif dalam negeri secara lebih aktif.
BACA JUGA:Profil Maung Maung Lwin, Pemain ASEAN All Star asal Myanmar yang Bikin Malu Muka Manchester United
BACA JUGA:Gak Perlu Repot, Apply Kartu Kredit Easy Card Bisa Lewat Website Resmi BRI
Peran penting dari Suzuki Fronx ini diproyeksikan dapat ikut memperkuat ekosistem industri. Ratusan perusahaan berperan sebagai penyedia bahan baku, komponen pendukung, hingga aktivitas penunjang jalannya proses produksi di pabrik.
Melalui upaya lokalisasi tersebut, Suzuki juga telah berhasil mendaftarkan Fronx serta lolos persyaratan sebagai salah satu peserta regulasi Kendaraan Rendah Emisi, atau yang biasa dikenal dengan aturan Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).
“Fronx menuliskan sejarah besar bagi industri Suzuki, baik di Indonesia maupun Asia Tenggara. Dengan memproduksinya di Suzuki Cikarang Plant, kami ingin membuktikan kualitas sekaligus menjamin layanan jangka panjang kepada konsumen," terang Shodiq Wicaksono, Managing Director PT Suzuki Indomobil Motor.
Suzuki melibatkan lebih dari 200 perusahaan lokal dalam penyediaan komponen produksi.
"Lebih dari itu, kami juga mengikutsertakan industri UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) sebagai penyedia aktivitas penunjang non-produksi," jelasnya.
"Jika dijumlahkan bisa melebihi 250 perusahaan mitra. Kami percaya, aksi ini juga akan memperkuat iklim industri nasional agar tetap sehat melalui efek berganda secara ekonomi,” tambahnya.