Sebelumnya, PHRI DKI Jakarta mengungkapkan saat ini industri perhotelan di Jakarta sedang mengalami tekanan berat.
Ini disebabkan berbagai hal, mulai dari turunnya okupansi hotel pada triwulan pertama 2025, hingga biaya operasional yang melonjak tajam.
BACA JUGA:KPI Harus Gerak Cepat! Rano Karno Ingatkan Bahaya AI dalam Tayangan TV
BACA JUGA:Korlantas Polri Tak Main-Main! Operasi Besar Truk ODOL Dimulai, Sosialisasi 30 Hari
Ketua Badan Pimpinan Daerah PHRI DKI Jakarta, Sutrisno Iwantono, mengatakan dalam survei terbaru yang dilakukan ditemukan 96,7 persen hotel mengalami penurunan hunian.
Akibatnya banyak pelaku usaha terpaksa melakukan PHK untuk efisiensi biaya operasional.
"Industri ini tengah menghadapi tekanan berat dari berbagai sisi. Tingkat hunian hotel mengalami penurunan, sedangkan biaya operasional meningkat tajam dan membebani kelangsungan usaha," kata Sutrisno dalam keterangannya.