Lebih dari sekadar produksi lokal, fasilitas ini juga membuka pintu lebar bagi penciptaan lapangan kerja bernilai tinggi dan pengembangan tenaga kerja terampil di bidang teknologi kesehatan.
Melalui transfer teknologi dari GE HealthCare, tenaga ahli Indonesia akan memperoleh pelatihan dan pengalaman langsung dalam manufaktur perangkat medis tingkat lanjut.
“Forsta bangga berperan dalam memperkuat kemampuan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatannya sendiri,” kata Yvone Astri Della Sijabat, Direktur Forsta.
BACA JUGA:Korupsi Pengadaan Laptop Kemendikbudristek, Kejagung Geledah Apartemen 3 Stafsus Nadiem Makarim
Salah Satu dari 10 Prioritas Alat Kesehatan Nasional
CT Scan termasuk dalam 10 besar alat kesehatan yang diprioritaskan pemerintah untuk diproduksi secara lokal. Produksi dalam negeri memungkinkan:
Penghematan biaya impor
Pemangkasan waktu pengiriman
Ketersediaan perangkat medis penting di daerah terpencil
Artinya, rumah sakit dan klinik di seluruh Indonesia—termasuk yang berada di pelosok—dapat memiliki akses yang lebih cepat dan mudah terhadap teknologi pencitraan medis yang menyelamatkan nyawa.