Achmad menjelaskan, naiknya NPL tidak hanya berdampak pada bank secara teknis. Kondisi ini bahkan berpotensi menciptakan risiko sistemik yang menyebar ke seluruh sektor ekonomi.
“Jika kualitas kredit terus memburuk, perbankan akan memperketat penyaluran kredit. Ketika kredit dipersempit, dunia usaha kekurangan likuiditas. Akibatnya, investasi tertunda, ekspansi usaha terhenti, dan lapangan kerja tidak tumbuh,” tutup Achmad.