BACA JUGA:Komisi II DPR Soroti WFA ASN, Aria Bima: Masuk Kantor Saja Belum Produktif
BACA JUGA:Pendaftaran Sekolah Kedinasan IPDN 2025 segera Dibuka, Segini Gaji Lulusannya!
Ia menambahkan pemerintah harus dapat menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan, kemudian kebijakan strategi ekonomi di sektor pangan sebagai dampak dari perang.
Contohnya, mengubah bahan pangan dengan yang lebih ekonomis dan strategis.
"Ketersediaan pangan itu karena yang utama, maka bagaimana kebijakan strategi, ketersediaan ini harus kita atasi, misalnya memperbanyak pakanan pengganti beras dan tempe misalnya. Dan gandum misalnya dengan mie berbasis beras seperti bihun, harus ada. Gak bisa kita hanya satu skenario yang itu bisa meleset, karena unpredictable," tutupnya.