Malaysia kembali mendapat tendangan bebas di menit ke-28, namun bola mampu ditinju saja oleh kiper Cahya Supriadi dan hanya menghasilkan sepak pojok untuk skuad Harimau Malaya muda.
BACA JUGA:Belajar Teknologi Hijau, Mahasiswa Indonesia dan Korea Bikin Desalinator Ramah Lingkungan
BACA JUGA:GBK Full House: Suporter Nyanyikan Chants di Laga Indonesia vs Malaysia: Ini Tentang Harga Diri!
Indonesia mendapat peluang sepak pojok pada menit ke-43, namun bola yang diambil oleh Rayhan Hannan masih bisa dibuang oleh Fergus Tierney.
Akhirnya hingga 45 plus 4 menit tambahan waktu, pertandingan masih cukup alot antara Indonesia U-23 vs Malaysia U-23 dengan skor tetap 0-0.
Babak kedua
Awal babak kedua, pelatih timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg memasukan Ahmad Maulana untuk menggantikan Alfharezzi Buffon.
Garuda Muda langsung meningkatkan tempo permainan dalam melakukan serangan ke pertahanan Malaysia di menit ke-46.
Malaysia mendapat peluang emas dari tendangan bebas pada menit ke-53, beruntung tendangan keras Aliff Izwan mampu ditepis oleh Cahya Supriadi.
BACA JUGA:Wamen Stella Christie Pastikan Siapkan Dana Rp1,8 Triliun Dorong Riset di Indonesia Timur
Indonesia pun mendapat peluang serangan balik, namun sayang terobosan Jens Raven hanya menghasilkan sepak pojok di menit ke-54.
Menit ke-57, peluang emas kombinasi Ahmad Maulana dengan Jens Raven hampir saja membuat gol, sayang sontekan striker andalan Indonesia U-23 itu masih bisa digagalkan kiper Malaysia.
Malaysia pun membalas dengan serangan balik, tapi serangan tersebut juga bisa digagalkan oleh Cahya Supriadi.
Malaysia mendapat sepak pojok pada menit ke-67, beruntung tendangannya terlalu keras dan tidak membahayakan gawang timnas Indonesia U-23.
Tendangan keras Robi Darwis di menit ke-72 masih belum mampu menggetarkan gawang Malaysia U-23, skor pun untuk sementara masih tetap 0-0.