2 Pemimpin Perempuan Bertemu, Puan dan Presiden Peru Sepakat Perkuat Sinergi Global

Senin 11-08-2025,22:59 WIB
Reporter : Fajar Ilman
Editor : M. Ichsan

BACA JUGA:Buktikan Perkataan Prabowo, Ustaz Felix Siauw Kibarkan Bendera One Piece Malah Dihentikan Petugas, Endingnya Bikin Kaget

Sebagai sesama pemimpin perempuan, Puan juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam memperkuat diplomasi dan sinergi antar-pemerintah, baik di eksekutif maupun legislatif.

"Tadi saya juga menyampaikan sebagai sesama pemimpin perempuan, tentu saja kita harus sama-sama mendukung bagaimana pemimpin perempuan di negara masing-masing dalam menjalankan kepemimpinan sebagai pemimpin perempuan 

Dan dalam memperkuat diplomasi antar pemerintah, tentu saja tidak bisa hanya eksekutif, namun DPR RI juga legislatif akan mendukung sinergi antara eksekutif dengan legislatif termaksud bagaimana kerjasama antara people dan two people contact," papar Puan.

Penandatanganan IP-CEPA, Langkah Nyata Perkuat Ekonomi

Dalam rangkaian kunjungan Presiden Peru, turut dilakukan penandatanganan Indonesia–Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA) antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Dina Boluarte.

BACA JUGA:Ombudsman RI Sidak Pasar, Omzet Pedagang Anjlok Imbas Beras Oplosan

BACA JUGA:Satu Tersangka Kasus Kematian Prada Seorang Perwira, Pangkatnya Letda!

"Dan dalam rangka 50 tahun hubungan antara Indonesia dan Peru, tadi pagi juga sudah ditandatangani kerjasama Indonesia–Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA) atau kerjasama perdagangan antara Indonesia dan Peru antara Presiden Prabowo Subianto dengan Ibu Dina Presiden Peru," ungkap Puan.

Ia berharap kerja sama IP-CEPA akan mendorong kelancaran perdagangan dan memperluas peluang kerja sama antar pelaku usaha di kedua negara.

"Semoga dengan ditandatanganinya kerjasama IP-CEPA itu akan membuat perdagangan antara Indonesia dan Peru bisa semakin baik, semakin lancar dan kita akan di DPR RI tentu saja mendukung hal-hal yang terkait dengan perdagangan, ekonomi, pendidikan, people to people contact dan lain sebagainya. Juga termaksud dengan kerjasama di bidang pertanian," kata Puan.

BACA JUGA:Punya 14 Ribu Ha HCV, PalmCo Beberkan Langkah Jaga Spesies Langka

BACA JUGA:Gulkarmat Resmi Buka Lowongan 1.000 Petugas Damkar, Cek Syaratnya di Sini

Salah satu sektor yang disoroti adalah pertanian dan pariwisata. Pihak Peru disebut berminat untuk meningkatkan ekspor produk pertanian ke Indonesia, serta mengembangkan promosi wisata kedua negara.

"Tadi pihak Peru menyampaikan menginginkan agar produk-produk pertanian yang di Peru bisa masuk ke Indonesia, juga bagaimana kemudian di bidang pariwisata karena Peru punya macu picu, di Indonesia kita punya candi Borobudur, bagaimana kemudian bidang pariwisata pun menjadi salah satu concern untuk bisa ditingkatkan antara Indonesia dan Peru," teramgnya.

Terkait target perdagangan pasca penandatanganan IP-CEPA, Puan menyampaikan bahwa pihaknya masih dalam tahap awal dan belum menetapkan angka pasti.

Kategori :