Pemerintah mengeluarkan peringatan lanjutan terkait potensi hujan lebat dan badai disertai angin kencang di wilayah pegunungan Ladakh, serta kemungkinan curah hujan tinggi di Himachal Pradesh dan Jammu dan Kashmir pada Rabu 28 Agustus 2025.
BACA JUGA:Trump Meradang PM India Modi Mau Kunjungi China untuk Pertama Kalinya dalam 7 Tahun
Meski permukaan air di beberapa tempat mulai surut, banyak sungai masih berada di atas tingkat siaga.
Selain India, negara tetangga Pakistan juga terdampak. Otoritas setempat mengeluarkan peringatan banjir di tiga sungai utama menyusul dibukanya beberapa bendungan besar di India untuk mencegah jebolnya tanggul.
Situasi ini menunjukkan betapa rentannya kawasan Himalaya terhadap dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Otoritas India dan Pakistan kini berada dalam siaga tinggi untuk menghadapi potensi bencana lanjutan dalam beberapa hari ke depan.