Skema ini dinilai seimbang dalam menyerang maupun bertahan.
Dengan kedalaman skuad yang dimiliki, Patrick Kluivert punya keleluasaan untuk meramu strategi terbaik.
Tantangan terbesarnya adalah menjaga konsistensi agar tidak mengulang kesalahan saat menghadapi Lebanon.
Ancaman dari Malaysia, Timnas Indonesia Teror Vietnam
Sementara itu, Timnas Indonesia mendapat tekanan dari Malaysia di ranking FIFA. Setelah menang 1-0 atas Palestina di Stadion Sultan Ibrahim, skuad Harimau Malaya asuhan Peter Cklamovski meraih tambahan 5,89 poin FIFA dan kini mengoleksi 1148,3 poin.
Hasil itu mengangkat mereka ke peringkat 120 dunia, hanya terpaut tipis dari Indonesia.
Saat ini, Indonesia berada di peringkat 118 dunia dengan 1157,98 poin.
Skuad Garuda sebetulnya berpeluang naik ke peringkat 116 jika mampu mengalahkan Lebanon, namun hasil imbang membuat mereka hanya menambah 0,18 poin.
BACA JUGA:Banyak Peluang Terbuang! Timnas Indonesia U-23 Tertinggal 0-1 dari Korea Selatan di Babak Pertama
Di sisi lain, Indonesia semakin mendekati Vietnam yang ada di peringkat 115 dengan 1169,92 poin.
Turunnya Vietnam di ranking FIFA terjadi karena tidak melakoni laga uji coba internasional September ini.
Situasi ini menjadi alarm bagi skuad Garuda untuk terus menjaga performa demi mempertahankan posisi di Asia Tenggara dan mendekati rival regionalnya.
Miliano Jonathans Bangga Jadi Bagian dari Garuda
Di luar lapangan, bintang muda naturalisasi, Miliano Jonathans, mengaku belum puas usai menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia.
Pemain berusia 21 tahun itu tampil impresif dan langsung mencuri perhatian fans berkat akselerasi serta skill yang ia tampilkan di sektor sayap.
Miliano Jonathans bercerita bahwa keluarganya bangga dengan keputusannya menjadi Warga Negara Indonesia.