Pengiriman bantuan dilakukan di tengah pernyataan resmi dari badan pangan global IPC (Integrated Food Security Phase Classification) yang menyatakan Gaza telah memasuki fase kelaparan (famine), yaitu level tertinggi dalam krisis pangan global.
Per 22 Agustus 2025, lebih dari 641.000 warga Gaza terdampak kelaparan, setidaknya 300 jiwa termasuk 117 anak-anak telah meninggal dunia akibat malnutrisi. Fasilitas medis dan infrastruktur sipil lumpuh, sementara penyakit menyebar di kamp pengungsian yang padat dan tidak layak.
Bantuan airdrop jalur udara adalah kontribusi strategis Indonesia yang melengkapi upaya global dalam membuka akses kemanusiaan bagi rakyat Palestina. Forum Zakat mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat solidaritas kemanusiaan bagi Palestina, dan bersama mendorong agar setiap jalur bantuan, baik udara, darat, maupun laut, tetap terbuka menuju Gaza.