Korban Keracunan Program MBG Nyaris 12 Ribu Orang, Wamenkes: Data Masuk Langsung ke Presiden Prabowo

Senin 13-10-2025,11:23 WIB
Reporter : Hasyim Ashari
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Terutama menyangkut aspek keamanan pangan dan higienitas di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

BACA JUGA:13 Oktober Hari Apa? No Bra Day, Hari Tanpa Bra Simbol Kesadaran Kanker Payudara

BACA JUGA:Ustaz Yusuf Obral Jasa Kirim Doa di Sosmed, Ulama NU: Doa Bukan Komoditas yang Dapat Diperjualbelikan

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) juga mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi mendalam, termasuk membersihkan konflik kepentingan dalam pengelolaan dapur MBG.

Selain itu mengutamakan kualitas gizi serta keamanan penerima daripada sekadar mengejar target kuantitas distribusi.

Kasus keracunan ini juga telah menjadi sorotan para ahli gizi dan kesehatan masyarakat yang menggarisbawahi pentingnya pengawasan yang ketat dari proses penyiapan, pengolahan, hingga distribusi makanan, guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan, dan pihak kepolisian di daerah, saat ini fokus pada penanganan korban, penyelidikan sumber keracunan, dan perumusan langkah-langkah konkret untuk memperbaiki sistem MBG secara menyeluruh.

 

Kategori :