"Saya tidak ikhlas, tidak ridho anak saya ditampar. Pokoknya akan saya bawa ke jalur hukum, karena tidak terima," ujar Dini.
BACA JUGA:Viral Tepuk Persalinan Usai Hebohnya Tepuk Sakinah, Begini Liriknya
Menurut pihak keluarga, alasan mereka melaporkan kasus ini ke polisi bertujuan agar tidak ada tindakan semena-mena di dalam lingkungan sekolah.
Tak hanya itu, siswa dari SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten ini melakukan aksi mogok sekolah sejak Senin 13 Oktober 2025.
Adapun, aksi mogok tersebut merupakan bentuk protes terhadap kepala sekolah yang diduga telah menampar rekan mereka karena kedapatan merokok.