BACA JUGA:Heboh Air Hujan di Jakarta Mengandung Mikroplastik, Ini Penjelasan Ahli
Selain itu, Yani mengimbau agar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta lebih gencar melakukan sosialisasi tentang bahaya kebakaran di wilayah permukiman. Masyarakat juga harus diberi pemahaman terkait pencegahan dan penanganan dini kebakaran.
“Untuk itu, sosialisasi harus digencarkan. Sosialisasi digencarkan pada warga masyarakat, bagaimana masyarakat bisa berupaya memahami penyebab terjadi kebakaran terjadi,” ucap Yani.
Dia meminta agar program satu RT satu alat pemadam api ringan (APAR) terus diperluas. Tujuannya untuk mitigasi dan penanganan dini saat terjadi kebakaran. “Idealnya memang tiap RT itu miliki APAR. Kalau setiap RT ada APAR, maka untuk menangani musibah itu bisa dimanfaatkan APAR itu,” pungkas Yani.