Berlangsung PANAS! Andre Rosiade Sindir Rapat Exco PSSI, Aksi Erick Thohir Sita HP Wartawan

Kamis 30-10-2025,05:00 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

Momen FIFA Matchday berikutnya bisa menjadi kesempatan baginya untuk kembali menegaskan perannya, baik di klub maupun di tim nasional.

BACA JUGA:Andre Rosiade Sentil Erick Thohir: Patrick Kluivert Hancurkan Timnas Indonesia, Tapi Belum Ada Rapat Evaluasi Exco PSSI

Jay Idzes Jadi Andalan Lini Belakang Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes kembali membuktikan kualitasnya di Tanah Eropa.

Tak lama setelah sempat kecewa usai hasil minor bersama Garuda, Jay Idzes langsung menjadi pilar penting di lini belakang Sassuolo, menunjukkan bahwa standar permainannya masih berada di level tertinggi.

Musim keduanya di Serie A berjalan impresif, Jay Idzes selalu tampil penuh dalam tujuh laga beruntun di bawah pelatih Fabio Grosso, menandakan betapa penting perannya bagi tim.

Konsistensinya menjaga pertahanan membuat Sassuolo hanya kebobolan satu gol dalam dua laga terakhir dan kini berada di posisi ke-13 klasemen sementara.

BACA JUGA:Reaksi Gila Media Vietnam, Thailand dan Malaysia Usai Timnas Indonesia U-17 Imbangi ‘Les Elephants’: Kebanggaan ASEAN

Menurut data Transfermarkt, Jay Idzes direkrut Sassuolo pada bursa transfer musim panas 2025 dengan nilai sekitar 8 juta euro dan kontrak hingga 2029.

Jay Idzes mengaku bergabung karena percaya pada proyek jangka panjang sang pelatih serta peluang berkembang di klub dengan sejarah kuat di Serie A.

Meski publik Indonesia belum bisa melihatnya kembali di Timnas Indonesia karena belum ada jadwal FIFA Matchday.

Performa Jay Idzes di Italia menjadi bukti nyata kualitasnya serta inspirasi bagi banyak pemain muda Indonesia.

BACA JUGA:Kantor PSSI Penuh Perdebatan! Legenda Timnas Tunjuk Pelatih Baru, Kluivert Kena Sindir Habis-habisan

Kerugian Fantastis PSSI Usai Pecat Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

Kegagalan di lapangan kini berdampak pada kerugian finansial besar bagi PSSI.

Keputusan federasi yang kerap mengganti pelatih dalam waktu singkat ternyata menguras keuangan organisasi dengan nilai mencapai lebih dari Rp100 miliar.

Pelatih Shin Tae-yong, yang kontraknya seharusnya berlaku hingga 2027, diputus karena perbedaan pandangan mengenai arah tim nasional.

Kompensasi yang harus dibayarkan mencakup gaji, tunjangan staf, dan hak kontraktual lainnya dengan total sekitar Rp60 miliar.

Kategori :