JAKARTA, DISWAY.ID - Hujan yang mengguyur Jakarta sejak siang hingga malam ini berdampak pada sejumlah ruas jalan macet.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sejumlah ruas jalan Ibu Kota yang terdampak banjir pada Kamis, 30 Oktober 2025.
BACA JUGA:KPK Dalami Oknum yang Janjikan 'Urusan Beres' di Kasus Korupsi RPTKA!
Salah satu titik terparah berada di Perumahan Pondok Karya yang tergenang air hingga 1,5 meter, sehingga menimbulkan imbas kemacetan panjang di kawasan Tendean, Rasuna Said, hingga Kuningan.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin mengatakan sebagian besar arus kendaraan terhambat akibat banyaknya warga Pondok Karya yang tidak dapat masuk ke permukiman mereka karena banjir.
"Perumahan Pondok Karya banjir satu sampai satu setengah meter. Penghuninya banyak yang tidak bisa masuk, akhirnya banyak yang berada di pinggir jalan di kawasan Tendean. Dampaknya terasa sampai ke Rasuna Said dan Kuningan," katanya kepada awak media, Kamis 30 Oktober 2025.
BACA JUGA:Wakil Komisi X DPR Dukung Tuntutan Guru Madrasah agar Segera Diangkat Jadi PPPK
BACA JUGA:Lima Bos Perusahaan Swasta Dipenjara 4 Tahun dalam Kasus Korupsi Impor Gula Tom Lembong
Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan upaya penguraian arus lalu lintas di sejumlah titik yang terdampak genangan.
Beberapa kawasan yang sudah mulai lancar antara lain Pattimura dan sebagian ruas di Hang Lekir dan Pakubuwono.
"Sekitaran Pattimura sudah mulai bergerak, walau masih ada perlambatan. Untuk Hang Lekir juga sedang kami upayakan pengalihan, sedangkan Pakubuwono hanya sedikit yang terdampak," ucapnya.
Sementara itu, kawasan Kemang Raya masih ditutup total karena kondisi genangan air belum memungkinkan untuk dilintasi kendaraan.
"Kemang masih ditutup total, belum bisa dilintasi. Sementara beberapa ruas lain kami lakukan buka-tutup situasional agar arus bisa tetap mengalir meski ada genangan," tuturnya.
Kombes Komarudin menegaskan bahwa pola rekayasa lalu lintas akan terus disesuaikan dengan kondisi lapangan.