BACA JUGA:7 Fakta Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Sering Gambar Darah dan Nonton Tembak-Tembakan
Satu Korban Diperkirakan Bisa Pulang Hari Ini
Dalam kesempatan yang sama, Pradono menyampaikan kabar baik bahwa satu pasien sudah diizinkan pulang pada sore hari.
"Alhamdulillah dikabarkan bahwa nanti sore sudah bisa pulang satu," tandasnya.
Seperti diketahui, peristiwa ledakan mirip bom terjadi ketika suasana salat Jumat di Masjid sekolah tersebut hendak dilaksanakan.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, kejadian tersebut berlangsung cepat. Suasana yang semula teduh dengan lantunan khutbah, seketika mencekam setelah terjadi dua ledakan cukup besar.
BACA JUGA:Pro Kontra Aksi Bom SMAN 72 Jakarta Penuhi Medsos, Bullying Jadi Topik Panas
BACA JUGA:'Jangan Biarkan Terulang Lagi', Seruan Pilu Orang Tua Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta
Setidaknya 54 siswa yang mengikuti salat Jumat saat itu menjadi korban. Ada yang mengalami luka serius hingga sedang. Sebagian mengalami luka bakar serius, gangguan pendengaran hingga luka gores akibat terkena serpihan kaca.
Gerak-gerik terduga pelaku diketahui sejumlah siswa yang selamat, disebut membawa sebuah benda mirip senjata api laras panjang.
Kepolisian telah melakukan penyelidikan, di mana pelaku ditemukan terluka parah akibat terkena ledakan benda yang dia bawa sendiri.
Penyidik Bareskrim maupun Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi bahwa benda mirip senjata api laras panjang merupakan jenis airsoft gun mainan.
Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti lain berupa benda mirip kaleng minuman bersoda yang diduga bom mini milik terduga pelaku.
Hingga saat ini proses penyelidikan masih terus berlanjut. Polisi belum memberikan kesimpulan apapun dari kasus ini.