Bahrain Kehabisan Stok Minyak Pasca Rudal Iran Hancurkan Kilang Minyak Bapco

Bahrain Kehabisan Stok Minyak Pasca Rudal Iran Hancurkan Kilang Minyak Bapco

Sebuah serangan membuat Bahrain kehabisan stok minyak pasca rudal Iran hancurkan kilang minyak Bapco.-dok disway-

JAKARTA, DISWAY.ID – Sebuah serangan membuat Bahrain kehabisan stok minyak pasca rudal Iran hancurkan kilang minyak Bapco.

Kilang minyak Bapco di Bahrain merupakan kilang terbesar yang menyimpan pasokan utama bahan bakar untuk negara ini yang terledak di kota Sitra.

Kompleks kilang minyak Bapco adalah kilang tertua di Teluk Arab dan dioperasikan oleh Bapco Energies, yang dimiliki oleh pemerintah Bahrain.

Tidak hanya itu, Bapco juga memproduksi serta menyimpan cadangan minyak dan gas yang akan dikirimkan ke berbagai negara lainnya.

BACA JUGA:Rudal Iran Tembus Fasilitas Nuklir Israel, Picu Ancaman Radiasi di Pusat Riset?

BACA JUGA:Dimona Wilayah Fasilitas Nuklir Israel Mulai Diserang Rudal Iran, Puluhan Korban Berjatuhan

Kapasitas penyulingannya saat ini adalah 267.000 barel per hari, dengan proyek-proyek yang sedang berlangsung untuk memodernisasi dan memperluas kapasitas produksi.

Kilang minyak tersebut sebelumnya diserang pada 28 Maret 2026, yang menyebabkan deklarasi keadaan kahar (force majeure).

Terlihat asap tebal membumbung tinggi setelah rudal dan drone Iran mendarat dan menghancurkan berbagai fasilitas di Bapco.

Media lokal melansir bahwa beberapa rudal menghantam pabrik di dekat perbatasan Bahrain serta sebagian dari kilang Bapco.

BACA JUGA: Iran Bantah Serang Kilang Saudi Aramco: Itu Drone Israel!

BACA JUGA:Timur Tengah Memanas, Pertamina Perkuat 'Benteng' Kilang Domestik Demi Amankan Stok BBM

Kilang ini termasuk di antara fasilitas minyak terpenting di Bahrain, memainkan peran penting dalam produksi dan pengolahan minyak negara tersebut.

Pihak Bapco yang memiliki kapasitas 400.000 barel per hari ini mengakui bahwa pabrik tersebut telah hangus terbakar sepenuhnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: