Musim 'Kawin' di 5 Hari Pasca-Lebaran, KUA Layani 13.939 Pernikahan
Data tersebut dihimpun melalui Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) per 25 Maret 2026 pukul 21.54 WIB-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Aktivitas pencatatan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) melonjak tajam dalam lima hari pasca-Lebaran Idul Fitri 1447 H.
Tercatat sebanyak 13.939 pasangan melangsungkan pernikahan selama periode 21 hingga 25 Maret 2026.
BACA JUGA:Bakpao Gandum RoyalKueID, Pilihan Camilan Praktis yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI
Lonjakan ini menjadi indikator meningkatnya kebutuhan layanan keagamaan pada bulan Syawal, yang memang dikenal sebagai salah satu waktu favorit untuk menikah.
Data tersebut dihimpun melalui Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) per 25 Maret 2026 pukul 21.54 WIB. Rinciannya, pada 21 Maret terdapat 571 peristiwa nikah, kemudian meningkat menjadi 1.648 peristiwa pada 22 Maret.
Tren kenaikan berlanjut pada 23 Maret dengan 3.193 pernikahan, lalu 2.818 pernikahan pada 24 Maret, dan puncaknya pada 25 Maret mencapai 5.709 pernikahan dalam sehari.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menyatakan bahwa seluruh jajaran KUA langsung bergerak aktif sejak hari pertama masuk kerja usai libur panjang.
Ia memastikan pelayanan tetap berjalan normal meskipun pemerintah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA).
“Di hari pertama masuk kerja, semua pegawai KUA, mulai dari penghulu, penyuluh agama, hingga staf, langsung aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Abu Rokhmad, Sabtu (28/3/2026).
Ia menegaskan bahwa kebijakan WFA tidak mengganggu layanan publik. Menurutnya, Kementerian Agama telah mengatur pola kerja yang adaptif sehingga seluruh layanan, mulai dari administrasi hingga pencatatan pernikahan, tetap berjalan optimal.
BACA JUGA:BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay Tanpa Kartu di 19 Ribu ATM dan CRM, Akses Uang Tunai Makin Mudah
“Kebijakan WFA tidak mengganggu layanan. Layanan KUA tetap berjalan, mulai dari administrasi nikah, pencatatan pernikahan, hingga penyuluhan keagamaan dan layanan lainnya,” sambungnya.
Abu Rokhmad juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengakses layanan KUA. Selain layanan tatap muka, petugas tetap siaga memberikan pelayanan langsung, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pasca-Lebaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: