Selain itu, ABH itu disebut merakit bom itu dan meledak di SMAN 72 Jakarta.
"Dirakit sendiri dan pelaku mengakses melalui internet cara-cara merakit bom," sebutnya.
Sementara, korban atau anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) berinisial NF (17) terlibat ledakan SMA 72 aktifitas medsosnya.
Mayndra memaparkan pola perilaku daring mencurigakan diduga dilakukan NF.
Diterangkannya, yang bersangkutan diketahui sering mengunjungi komunitas dan forum daring di situs gelap (dark web) yang menampilkan konten ekstrem.
"Yang bersangkutan kerap mengunjungi komunitas daring, terutama di forum dan situs-situs gelap yang menampilkan video atau foto orang yang benar-benar meninggal dunia, biasanya akibat kecelakaan, perang, pembunuhan, atau kejadian brutal lainnya," paparnya.