Salah juga menyoroti perlakuan media yang dinilainya tidak adil. Ia membandingkan situasinya dengan pemain lain yang mengalami penurunan performa namun tetap mendapat dukungan publik.
BACA JUGA:Mohamed Salah Antar Mesir Lolos ke Piala Dunia 2026, Jadi Negara Afrika Ketiga yang Pastikan Tiket
“Beberapa waktu lalu Harry Kane melalui sepuluh laga tanpa gol dan media selalu bilang dia akan bangkit. Tapi saya? Begitu saya menurun sedikit, langsung disebut harus dicadangkan. Tidak adil,” ujarnya.
Mohamed Salah menegaskan bahwa ia bukan masalah di tim dan merasa sudah memberikan kontribusi besar sejak bergabung dengan Liverpool. Ia bahkan mengingatkan bahwa jumlah gol dan assist-nya menjadi yang terbanyak di Premier League sejak ia tiba di Inggris.
“Saya tidak merasa lebih besar dari klub, tapi saya layak mendapatkan rasa hormat. Saya sudah mencetak lebih banyak gol daripada siapa pun di generasi ini. Saya pantas mendapatkan posisi saya,” pungkasnya.
Dengan pernyataan keras tersebut, masa depan Mohamed Salah di Liverpool kini semakin menjadi tanda tanya besar. Apakah ini awal dari akhir era Salah di Anfield? Waktu yang akan menjawab.