Bantuan ini dilengkapi dengan ratusan dus makanan ringan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi selama masa tanggap darurat.
Perusahaan turut menyalurkan lebih dari 1.700 dus air mineral guna memastikan ketersediaan air minum di posko pengungsian.
Ketersediaan air bersih menjadi prioritas mengingat banyak daerah terdampak mengalami kerusakan akses sumber air.
Di beberapa unit, PalmCo memasang jaringan internet berbasis satelit untuk mendukung komunikasi darurat di lapangan. Fasilitas ini memudahkan koordinasi antara petugas, pemerintah daerah, dan masyarakat.
BACA JUGA:Seret Nadiem, Kasus Google Cloud Masih di KPK, Kejagung Bilang Begini
Selain bantuan logistik, PTPN IV PalmCo juga mendirikan sejumlah posko pengungsian di areal perusahaan sebagai pusat evakuasi dan distribusi bantuan.
Pada akhir kunjungan, Jatmiko menegaskan bahwa bantuan tidak berhenti pada tahap awal ini.
Setelah menerima langsung masukan dari warga dan karyawan, perusahaan telah menyiapkan tambahan dukungan yang akan dikirimkan dalam waktu dekat.
“Bantuan tidak berhenti di sini. Kami akan terus menambah dan memperluas dukungan. Apa pun yang dibutuhkan masyarakat akan kami upayakan sebaik mungkin. Kami ingin memastikan bahwa PTPN IV PalmCo hadir hingga kondisi benar-benar pulih,” tutup Jatmiko.