Satgas Pangan Polri Salurkan 4.634 Ton Beras SPHP ke Papua Raya

Rabu 10-12-2025,15:20 WIB
Reporter : Rafi Adhi Pratama
Editor : Fandi Permana

Namun, kondisi berbeda terjadi di Papua Raya, di mana harga masih bertahan di atas HET meski menunjukkan penurunan.

Satgas mengungkap sejumlah faktor penyebab tingginya harga beras di Papua Raya, antara lain:

Akses geografis sulit, terutama di wilayah pegunungan

Biaya transportasi bisa naik dua kali lipat, terutama melalui udara

Bandara perintis memiliki kapasitas muatan rendah (±1,25 ton)

Sebanyak 28 kota/kabupaten belum memiliki gudang Bulog

Cuaca ekstrem dan potensi gangguan keamanan

Tol Laut Dioptimalkan

Untuk mengatasi masalah distribusi dan harga, Satgas menerapkan langkah strategis, termasuk:

- Menambah trayek dan frekuensi Tol Laut, Jembatan Udara, dan Perintis Darat

- Membangun 32 gudang filial, termasuk memanfaatkan aset Polri, Pemda, KPU, dan masyarakat

- Menanggung biaya logistik melalui mekanisme Harga Pembelian Beras (HPB) agar Bulog tidak terbebani

- Melakukan intervensi penyaluran 4.634 ton beras SPHP di 42 kabupaten/kota Papua Raya

Beras dikirim menggunakan moda transportasi berbeda sesuai kondisi wilayah:

Darat untuk wilayah terakses truk (Jayapura, Merauke, Sorong, Wamena, dll.)

Udara ke wilayah pegunungan (Nduga, Yahukimo, Pegunungan Bintang, dll.)

Laut ke wilayah kepulauan (Kaimana, Fakfak, Teluk Wondama, dll.)

Kategori :