Kini, dengan performa Baleba yang belum kembali ke level terbaiknya, Manchester United berpeluang membuka kembali pembicaraan dengan banderol yang lebih realistis.
Penurunan performa ini dapat menjadi faktor penentu dalam proses negosiasi jika Brighton bersedia melunak soal harga.
BACA JUGA:Wirtz dan Formasi Berlian 4-4-2: Kunci Taktik Baru Liverpool Jelang Hadapi Brighton
BACA JUGA:Kemarahan Mohamed Salah terhadap Liverpool: Transfer Wirtz dan Kontrak Rekor Jadi Pemicu Utama
Meski demikian, ada sejumlah pertimbangan lain bagi Manchester United.
Baleba dijadwalkan tampil di Piala Afrika awal tahun depan, yang berpotensi membuatnya absen cukup lama.
Selain itu, perubahan taktik dan pendekatan permainan Brighton musim ini turut memengaruhi peran Baleba.
Meski sering menjadi starter, pergantian dirinya yang konsisten menandakan adanya penyesuaian strategi yang belum sepenuhnya stabil.
Bagi Manchester United, situasi ini perlu dikaji dengan cermat.
BACA JUGA:Jadwal Lengkap Pekan ke-16 Liga Inggris 2025/2026: Duel Chelsea vs Everton Hingga Big Match MU
Klub membutuhkan gelandang yang mampu memberikan dampak instan, terutama mengingat catatan kurang memuaskan mereka dalam perekrutan pemain pada bursa transfer Januari di musim-musim sebelumnya.
Jika Brighton gagal memaksimalkan potensi Baleba dan sang pemain tak kunjung menemukan performa terbaiknya, peluang bagi Manchester United untuk merekrutnya tetap terbuka.
Namun, kesepakatan hanya akan masuk akal jika harga dan risiko yang menyertainya sepadan dengan kebutuhan tim.
Carlos Baleba Bantah Penurunan Performa Dipicu Minat Manchester United
Gelandang Brighton & Hove Albion, Carlos Baleba, menepis anggapan bahwa performanya menurun akibat ketertarikan Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu.