Bahkan, orang nomor 1 di Aceh Utara itu mengaku pernah meneteskan air matanya dan memohon bantuan helikopter ke pemerintah pusat.
"Tapi kami tidak bisa memviralkan maka pejabat-pejabat dari pusat mohon maaf saya pernah menangis minta pesawat untuk mengirkm losgistik ke tempat terisolir," ungkapnya.