Viral Pak Ogah Jaga Palang Rantai di Exit Tol Rawa Buaya, Begini Penjelasan Operator Tol

Rabu 14-01-2026,13:23 WIB
Reporter : Fandi Permana
Editor : Fandi Permana

Sebelumnya, viral penutupan Exit Tol Rawa Buaya diduga dijadikan ajang pungli oleh tiga oknum Pak Ogah. 

Ketiga oknum Pak Ogah itu berjaga sembari menunggu kendaraan yang hendak menerobos palang barrier diikat rantai dengan meminta sejumlah uang. 

Warga yang enggan disebutkan identitasnya, trio pak ogah itu sudah sering melakukan aksi pungli dengan menutup akses Exit Tol dengan rantai besi. Para Pak Ogah itu menargetkan kendaraan besar atau truk barang untuk jadi sasaran pungli. 

"Sering pak ogah nongkrong di situ. Targetnya emang mobil gede kayak Truk, pikap atau wing boks. Mereka ada yang minta Rp10 Ribu, Rp20 Ribu macem-macem," kata warga sekitar di lokasi, Selasa, 13 Januari 2026.

BACA JUGA:Kelurahan Rawa Buaya Mulai Tergenang, Bu RT Imbau Warga Waspadai Banjir Kiriman

BACA JUGA:Pakar Pidana: Pelaporan Pandji Soal Mens Rea Bisa Jadi Bumerang, Barang Bukti Berpotensi Ilegal!

Menurut warga tersebut, mereka akan membuka palang apabila diberi uang sesuai permintaan. Pak ogah ini sangat meresahkan sopir Truk dan bakal kegirangan apabila kondisi Exit Tol sedang macet. 

"Sudah banyak laporan dari sopir-sopir, warga juga udah melapor. Tapi begitu terus, dulu udah ada yang ditangkap tapi mengulang lagi. Palang itu punya pihak tol, tapi dipakai mereka untuk pungli, dibuka kalau dikasih duit," tuturnya.

Respons Polisi

Dihubungi terpisah, Kapolsek Cengkareng Kompol Fernando Saharta Saragi, berjanji akan mengecek ke TKP.

Pihaknya akan mendalami lebih lanjut perihal aduan ini termasuk dugaan pungli trio Pak Ogah yang menutup akses Exit Tol Rawa Buaya.

"Terima kasih, kami akan cek ke TKP. Sambil mendalami dugaan pungli dengan menutup akses keluar tol," kata Fernando

Kategori :