Kasus Super Flu Masuk Bali, Menkes Ungkap Angka Fatality Rate
Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta publik untuk tetap tenang dan tidak menanggapi isu tersebut secara berlebihan.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID – Super Flu sudah masuk Bali, 2 orang tertular.
Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta publik untuk tetap tenang dan tidak menanggapi isu tersebut secara berlebihan.
Menkes menegaskan bahwa fenomena munculnya varian flu adalah hal yang lumrah dan rutin terjadi dalam siklus kesehatan masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun kementeriannya, karakteristik virus yang ditemukan di Bali ini tidak menunjukkan tingkat bahaya yang mengkhawatirkan.
BACA JUGA:Apa Bedanya Super Flu dan Flu Biasa? Ini Penjelasan Kasudinkes Jaksel
"Betul (ada dua kasus), tapi flu ini kan memang rutin terjadi, sudah selalu ada. Yang perlu dicatat agar masyarakat lebih tenang adalah fatality rate-nya atau tingkat kematiannya sangat rendah sekali," ujar Budi Gunadi saat ditemui di Kementerian Kesehatan, Kamis 15 Januari 2026.
Menkes menjelaskan bahwa secara klinis, dampak yang ditimbulkan virus ini masih dalam kategori ringan hingga sedang. Menurutnya, gejalanya masih identik dengan flu yang biasa ditemui sehari-hari.
Sifat virus flu yang terus bermutasi memang memungkinkan adanya varian baru, namun hal itu tidak serta-merta diikuti dengan tingkat keparahan yang tinggi.
BACA JUGA:Super Flu Sudah Masuk NTB, Seorang Anak Perempuan Tertular
Budi Gunadi pun membandingkan kasus di Bali ini dengan pola penyebaran influenza biasa yang selama ini sudah mampu ditangani dengan baik oleh sistem kesehatan di Indonesia.
Alih-alih menyarankan pembatasan aktivitas yang ketat, Menkes justru menitikberatkan pada kesadaran individu dalam menjaga kondisi fisik.
Kunci utama dalam menghadapi virus jenis ini bukanlah pada kecemasan, melainkan pada kekuatan sistem kekebalan tubuh masing-masing.
BACA JUGA:Belum Ada Obat Buat Tangkal Super Flu, Wamenkes: Cukup Vaksin Influenza Saja
"Ini normal seperti flu biasa. Yang penting kita jaga kesehatan kita masing-masing, supaya sistem imun tubuh kita kuat untuk melawan virusnya. Itu saja intinya," ujar Menkes Budi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: