Sekjen Kemenhaj Ungkap Tiga Indikator Sukses Haji 2026

Jumat 16-01-2026,18:30 WIB
Reporter : Khomsurijal W
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID — Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Teguh Dwi Nugroho menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji 2026 ditentukan oleh tiga indikator utama.

Ketiganya, mulai dari kepuasan jemaah hingga sikap mental petugas di lapangan.

Menurut Teguh, indikator pertama dan paling mendasar adalah kepuasan jemaah terhadap pelayanan yang diberikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

BACA JUGA:Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Tangani Aduan Haji dan Umrah: Panggil Pihak Terkait!

“Yang pertama tentu bagaimana jemaah puas dengan pelayanan yang mereka terima,” ujar Teguh.

Indikator kedua, lanjut dia, adalah keikhlasan dan kesungguhan petugas dalam menjalankan tugas.

Sementara indikator ketiga yang tak kalah penting adalah sikap profesional petugas dalam menghadapi berbagai dinamika di Arab Saudi, termasuk perbedaan cuaca dan karakter jemaah.

“Petugas tidak boleh mengeluh meskipun cuaca panas atau menghadapi jemaah yang bernada keras. Tidak boleh marah, tidak gampang tersinggung. Semua harus dilayani dengan baik,” tegasnya.

Teguh menjelaskan, penyelenggaraan haji 2026 menjadi misi perdana Kementerian Haji dan Umrah sejak resmi dibentuk sebagai kementerian tersendiri.

Proses transisi dari Kementerian Agama (Kemenag) ke Kemenhaj, menurut dia, berjalan mulus dan terkoordinasi dengan baik.

BACA JUGA:Kemenhaj Tegaskan Anggaran Operasional Haji 2026 Harus Akuntabel

Pembentukan Kemenhaj merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 sebagai perubahan atas UU Nomor 8 Tahun 2019, serta diperkuat dengan Peraturan Presiden Nomor 92 yang mengatur pengalihan aset, anggaran, dan sumber daya manusia (SDM).

“Alhamdulillah transisinya sangat mulus. Sekarang pengalihan SDM dari bidang PHU Kemenag, baik pusat maupun daerah, sudah lebih dari 90 persen,” kata Teguh.

Dalam kurun waktu empat bulan sejak Kemenhaj dibentuk pada Oktober, struktur organisasi hingga layanan publik dinilai sudah berjalan optimal.

BACA JUGA:Pasporisasi Jemaah Haji: Visa Terbit Selambat-Lambatnya 18 Februari, Kartu Nusuk Lanjut Dibagikan

Kategori :